Oleh Pdt. Herry Setiono
Bacaan Alkitab: Matius 6:9-13
6:9. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
6:10. datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
6:11. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
6:12. dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
6:13. dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
Kepada murid-murid-Nya Yesus mangajar dalam hal berdoa, yaitu “DOA BAPA KAMI”. Doa Bapa Kami adalah suatu kerangka doa.
Dia menginginkan murid- murid-Nya menempati posisi sesuai yang Dia inginkan. Jalannya kehidupan adalah jalanannya kehidupan dalam Kristus Yesus yang sesuai dengan penggenapan doa yang diajarkan Yesus.
Yesus mengajar suatu doa yang dimulai dengan pengakuan bahwa Allah itu Bapa. Jalannya kehidupan dalam Kristus Yesus adalah jalannya kehidupan orang- orang yang punya Bapa, yang berdomisili di surga (punya ketergantungan pada pemeliharaan Bapa).
Doa Bapa kami menunjukan bahwa Bapa punya kediaman (surga), nama, kerajaan, dan kehendak.
Jalannya kehidupan dalam Kristus terkait dengan 4 hal tersebut, yaitu:
1. SURGA
Konsentrasi hidup kita tertuju pada surga. Kalau nama kita tercatat di surga berarti kita terkait dengan surga, ada bagian kekal yang menjadi hak kita tersimpan di surga. Di surga Allah bertahta, dari tahta-Nya Ia berwenang mengatur segalanya. (baca 1 Kor 8:6) jalannya kehidupan dalam Kristus adalah jalannya kehidupan orang-orang yang punya kesadaran bahwa segala sesuatu berasal dari Dia. Bapa menentukan segala sesuatu ada tujuannya. Keberadaan kita pun ada tujuannya. Yesus mengalami penggenapan doa itu di dalam Yoh 10:30, “Aku dan Bapa adalah satu." Ketika kita melakukan kehendak-Nya kita mengecap kesatuan roh dengan Bapa. Jalannya kehidupan orang- orang yang mengarahkan pandangan ke surga adalah jalannya kehidupan dalam kristus Yesus.
2. NAMA
Dikuduskanlah NAMAMU. Nama menyatakan sifat- sifat : hakekat, karakter, dan karya. Nama-Nya terpancar dalam sifat karakter dan karya-Nya. Kita berjalan dalam terang nama-Nya.Bapa mengasihi kita karna karakter-Nya (KASIH). Nama-Nya punya sangkut paut dengan karya. Dia menyediakan, mencukupi, dan mengadakan apa yang kita perlukan. Doa Bapa Kami digenapi dalam jalannya kehidupan dalam Kristus Yesus (jalannya orang- orang yang disinari dengan yang memiliki sifat dan karakter luar biasa: mengasihi, mengampuni, menyembuhkan, membela, dll). Kita mengenal karya-Nya. Hakekat Bapa adalah kekal. Kita ada dalam kreativitas Allah yang luar biasa, oleh karna itu temukan potensi dan bergeraklah dengan potensi yang telah Allah taruh dalam hidupmu.
3. KERAJAAN
Kerajaan punya Bapa. Sekarang kerajaan itu diserahkan pada Yesus, dan Yesus adalah rajanya, “Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.”(1 Kor 15: 24). Bapa punya tempat kediaman : surga. Bapa punya karakter, hakekat, dan karya : nama. Bapa punya pemerintahan : kerajaan. Bapa punya kehendak : kehendak.
(dilanjutkan minggu depan).
@Dra. Rajiyem
Bacaan Alkitab: Matius 6:9-13
6:9. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
6:10. datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
6:11. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
6:12. dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
6:13. dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
Kepada murid-murid-Nya Yesus mangajar dalam hal berdoa, yaitu “DOA BAPA KAMI”. Doa Bapa Kami adalah suatu kerangka doa.
Dia menginginkan murid- murid-Nya menempati posisi sesuai yang Dia inginkan. Jalannya kehidupan adalah jalanannya kehidupan dalam Kristus Yesus yang sesuai dengan penggenapan doa yang diajarkan Yesus.
Yesus mengajar suatu doa yang dimulai dengan pengakuan bahwa Allah itu Bapa. Jalannya kehidupan dalam Kristus Yesus adalah jalannya kehidupan orang- orang yang punya Bapa, yang berdomisili di surga (punya ketergantungan pada pemeliharaan Bapa).
Doa Bapa kami menunjukan bahwa Bapa punya kediaman (surga), nama, kerajaan, dan kehendak.
Jalannya kehidupan dalam Kristus terkait dengan 4 hal tersebut, yaitu:
1. SURGA
Konsentrasi hidup kita tertuju pada surga. Kalau nama kita tercatat di surga berarti kita terkait dengan surga, ada bagian kekal yang menjadi hak kita tersimpan di surga. Di surga Allah bertahta, dari tahta-Nya Ia berwenang mengatur segalanya. (baca 1 Kor 8:6) jalannya kehidupan dalam Kristus adalah jalannya kehidupan orang-orang yang punya kesadaran bahwa segala sesuatu berasal dari Dia. Bapa menentukan segala sesuatu ada tujuannya. Keberadaan kita pun ada tujuannya. Yesus mengalami penggenapan doa itu di dalam Yoh 10:30, “Aku dan Bapa adalah satu." Ketika kita melakukan kehendak-Nya kita mengecap kesatuan roh dengan Bapa. Jalannya kehidupan orang- orang yang mengarahkan pandangan ke surga adalah jalannya kehidupan dalam kristus Yesus.
2. NAMA
Dikuduskanlah NAMAMU. Nama menyatakan sifat- sifat : hakekat, karakter, dan karya. Nama-Nya terpancar dalam sifat karakter dan karya-Nya. Kita berjalan dalam terang nama-Nya.Bapa mengasihi kita karna karakter-Nya (KASIH). Nama-Nya punya sangkut paut dengan karya. Dia menyediakan, mencukupi, dan mengadakan apa yang kita perlukan. Doa Bapa Kami digenapi dalam jalannya kehidupan dalam Kristus Yesus (jalannya orang- orang yang disinari dengan yang memiliki sifat dan karakter luar biasa: mengasihi, mengampuni, menyembuhkan, membela, dll). Kita mengenal karya-Nya. Hakekat Bapa adalah kekal. Kita ada dalam kreativitas Allah yang luar biasa, oleh karna itu temukan potensi dan bergeraklah dengan potensi yang telah Allah taruh dalam hidupmu.
3. KERAJAAN
Kerajaan punya Bapa. Sekarang kerajaan itu diserahkan pada Yesus, dan Yesus adalah rajanya, “Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.”(1 Kor 15: 24). Bapa punya tempat kediaman : surga. Bapa punya karakter, hakekat, dan karya : nama. Bapa punya pemerintahan : kerajaan. Bapa punya kehendak : kehendak.
(dilanjutkan minggu depan).
@Dra. Rajiyem
Tidak ada komentar:
Posting Komentar