Bacaan Alkitab: Yakobus 1:1-12
"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu
kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu
tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan." (Yakobus 1:2-3)
Tuhan selalu punya rencana yang
indah di balik proses pembentukan yang diijinkan terjadi dalam kehidupan
anak-anakNya. Ketika kita mau taat mengikuti proses Tuhan ini dengan
benar hasilnya pasti akan luar biasa. Namun seringkali timbul pertanyaan dalam
pikiran kita:"Kapan ya saya diberkati seperti hamba Tuhan itu? Kapan hidup
saya dipulihkan? Kapan saya mengalami mujizat dari Tuhan?" Kita harus
percaya bahwa berkat, pemulihan dan mujizat itu sesuatu yang pasti akan kita
terima dari Tuhan. Tetapi sebelumnya kita harus siap melewati sebuah proses
untuk mendapatkan itu semua.
Mengapa kita harus mengalami proses
dari Tuhan? Karena kehidupan orang percaya memang tidak selamanya melewati
jalan-jalan yang mulus, terkadang ada banyak tantangan dan pergumulan yang
harus kita jalani. Namun yang pasti tangan Tuhan yang berkuasa selalu siap
menopang dan menyertai lagkah kita. Tuhan memproses kita pasti ada maksud,
yaitu supaya kehidupan kita semakin indah di hadapanNya. Ayub
berkata, "Karena Ia tahu jalan
hdupku; seandainya jejak-Nya, aku menuruti jalan-Nya dan tidak menyimpang.
Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan
mulut-Nya." (Ayub 23:10-12).
Bila
saat ini kita sedang mengalami proses dari Tuhan jangan sekali-kali mengeluh
dan kecewa kepada Tuhan, karena Dia tahu mana yang terbaik bagi kita, Tuhan
Yesus berkata, "Setiap ranting pada-Ku
yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah,
dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah." (Yohanes 15:2). Inilah maksud Tuhan membersihkan
kita supaya kehidupan kita menjadi indah dan menghasilkan buah lebih banyak
lagi. Bersyukurlah bila Tuhan masih memproses kita karena berarti Tuhan sedang
mempersiapkan kita untuk menerima berkat-berkatNya yang baru. Ada
tertulis: "Demikian juga tidak seorang
pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika
demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu,sehingga anggur itu dan
kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya
disimpan dalam kantong yang baru pula." (Markus 2:22).
Jadi
anggur yang baru tidak dapat disimpan dalam kirbat yang lama; anggur baru
harus ada dalam kirbat yang baru pula. Artinya Tuhan akan terlebih dahulu
membentuk dan memproses kita menjadi 'baru' supaya pada saatnya kita layak
menerima berkatNya, karena tidak sedikit orang Kristen yang tidak siap menerima
berkat dari Tuhan; ketika hidupnya sudah diberkati mereka malah berbuah
tidak lagi setia kepada Tuhan, semakin diberkati malah semakin sombong, semakin
diberkati malah semakin meninggalkan pelayanan dan jam-jam ibadah. Maka
dari itu perlu kesiapan untuk menerima berkat itu.
Jika
Tuhan menilai kita belum siap menerima berkatNya, maka Dia akan memproses kita
lebih dulu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar